News

Pengusaha Keluhkan Biaya Logistik Masih Mahal

 

 

Jakarta - Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang danIndustri (Kadin) Indonesia menilai biaya logistik di Indonesia masih mahal. Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani menyebut biaya logistik Indonesia masih jadi salah satu yang tertinggi di dunia.

"Memang dunia usaha lihatnya konektivitas untuk menurunkan biaya logistik. Memang logistik kita tertinggi dari semua negara Asean, mungkin salah satu yang tertinggi di dunia," katanya dalam diskusi Core di Hotel Morrissey, Jakarta Pusat, Rabu (12/6/2019).

Kondisi tersebut membuat Indonesia ketinggalan dalam hal daya saing dunia usaha dengan negara lain. Untuk itu infrastruktur yang sekarang digenjot oleh pemerintah disambut positif.


Namun dia mengingatkan bahwa tak hanya Indonesia yang menggenjot pembangunan infrastruktur, negara lain pun sama. Oleh karenanya Indonesia harus berkejar-kejaran dengan negara lain dalam peningkatan daya saing lewat pembangunan infrastruktur.

"Dengan pembangunan infrastruktur sangat membantu daya saing kita. Karena problem kita gimana meningkatkan daya saing. Kita ini bangun infrastruktur tapi negara lain lakukan hal yang sama. Jadi kita kejar-kejaran," jelasnya.

Meski dari sisi biaya logistik masih ada PR, dia melihat pembangunan infrastruktur sudah memperlihatkan hasil, di mana Global Competitiveness Index menunjukkan indeks daya saing infrastruktur Indonesia naik dari urutan ke-62 menjadi urutan ke-52 pada tahun lalu.


Another News :

Star Movers Bali   |   Prathama Global Trading   |   XPS Link   |   Chinese Chinese

Copyright © 2015 PT. Prathama Line Logistics