News Archive
PAKET KEBIJAKAN XV, Aturan Teknis Perlu Sinkronisasi

JAKARTA – Pemerintah masih melakukan sinkronisasi beberapa aturan teknis di beberapa kementerian teknis sebelum meresmikan Paket Kebijakan XV berbasis logistik.  Edy Putra Irawady, Deputi Bidang Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomina, mengatakan Paket Kebijakan XV masih menunggu hasil penyelarasan aturan dari setiap kementerian. Menurutnya, sudah ada 17 aturan yang diatur dalam Paket Kebijakan XV dan

More
Kabar Gembira! Akhir 2017 'Dwelling Time' Jadi Dua Hari

Arah - Akhir tahun 2017 ditargetkan "dwelling time" atau waktu inap barang di pelabuhan hanya dua hari. Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edy Putera Irawady, mengaku optimistis target tersebut akan tercapai. "Pasti tercapai karena sekarang kuncinya itu satu, yaitu 'single risk management'. Tadinya risiko itu di 15 kementerian/lembaga, kalau risiko itu diserahkan ke

More
Rencana Rumah Kita Diminta tak Tergantung APBN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rencana konsep rumah kita yang dibuat pemerintah dinilai jangan bergantung pada subsidi. Ketua Asosiasi Logistik, Zaldi Masita mengatakan jika pemerintah hendak membuat program yang memang memotong ongkos logistik maka harus bebas dari subsidi. Ia mengatakan jika program bergantung pada subsidi maka ketika subsidi habis maka harga kembali menjadi tinggi. Ia mengatakan, hal ini bukan solusi untuk memangkas

More
Pengusaha Keluhkan Mahalnya Tarif Dolar & Biaya Kontainer

RMOL. Pelaku usaha menyambut gembira rencana pemerintah memangkas biaya layanan di pelabuhan. Karena, biaya logistik di Indonesia dinilai tinggi, bahkan termahal di ASEAN. Hal itu terjadi antara lain disebabkan terlalu banyaknya jenis pungutan. Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita membeberkan jenis layanan di pelabuhan yang tarifnya tinggi dan tidak wajar sehingga harus dikaji. Antara lain, tarif

More
Pebisnis Logistik Ungkap Penyebab Biaya Tinggi

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy Ilham Masita mengatakan penyebab biaya logistik masih mahal adalah tak ada kebebasan bagi operator pelabuhan menentukan harga. Seharusnya ada kebebasan bagi mereka menentukan harga. "Sehingga nantinya terjadi persaingan yang sehat," katanya, Selasa (18/4/2017). Menurut Zaldy, selama ini semua biaya di pelabuhan diatur dan seragam, sehingga tak ada kompetisi

More

Star Movers Bali   |   Prathama Global Trading   |   XPS Link

Copyright © 2015 PT. Prathama Line Logistics